• Home
  • Blog
  • PGSD UPR Gelar Workshop Modul Proyek Delapan Dimensi Profil Lulusan di SDN 3 Tumbang Tahai

PGSD UPR Gelar Workshop Modul Proyek Delapan Dimensi Profil Lulusan di SDN 3 Tumbang Tahai

Berita

Palangka Raya (7/8/2025) – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Palangka Raya menyelenggarakan Workshop Pembuatan Modul Proyek P5 di SDN 3 Tumbang Tahai. Kegiatan ini diikuti oleh guru SDN 3 Tumbang Tahai dan bertujuan membekali pendidik dengan keterampilan merancang modul proyek yang sesuai dengan delapan dimensi profil lulusan Kurikulum Merdeka dan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning).

Komitmen Meningkatkan Kualitas Pembelajaran

Dalam sambutan pembukaan, Kepala SDN 3 Tumbang Tahai menyampaikan rasa senangnya atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kami sangat senang dengan adanya workshop ini karena guru-guru akan mendapat ilmu baru yang diharapkan nantinya dapat berguna dalam proses pembelajaran di sekolah,” ujarnya.
Workshop yang digagas program studi PGSD Universitas Palangka Raya ini tidak hanya berfokus pada pelatihan teknis penyusunan modul proyek, tetapi juga membahas tentang pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) yang akhir-akhir ini digaungkan oleh pemerintah.

Antusiasme dan Diskusi Interaktif

Sejak awal workshop dimulai, para guru menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka aktif mengikuti setiap sesi, dan terlibat dalam diskusi. Pada salah satu sesi tanya jawab, guru menanyakan, “Apa perbedaan antara pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) dan pendekatan pembelajaran kontekstual?” Pertanyaan ini memicu diskusi yang hangat. Pemateri menjelaskan bahwa pendekatan pembelajaran mendalam menggunakan prinsip berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful) dan menggembirakan (joyful). Sedangkan pendekatan kontekstual memiliki sintaksnya sendiri yakni modelling, inquiry, questioning, learning community, contructivism, reflection, dan authentic assessment.

Dampak dan Harapan Ke Depan

PGSD Universitas Palangka Raya berharap workshop ini dapat menjadi pemicu inovasi pembelajaran di sekolah dasar, sehingga modul proyek yang dihasilkan lebih kreatif, relevan, dan berpihak pada kebutuhan peserta didik. Kemudian, melalui semangat kolaborasi ini, SDN 3 Tumbang Tahai optimis hasil workshop akan membawa dampak positif terhadap kualitas pembelajaran di sekolah.