PGSD FKIP UPR Laksanakan Perkuliahan Secara Daring di Tengah Kondisi Kabut Asap
Palangka Raya — Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Palangka Raya menyesuaikan pelaksanaan kegiatan perkuliahan dengan kebijakan Universitas Palangka Raya terkait kondisi kabut asap yang terjadi di Kota Palangka Raya dan sekitarnya.
Penyesuaian tersebut mengacu pada Pengumuman Universitas Palangka Raya Nomor 6072/UN24/DT/2026 tentang Pelaksanaan Perkuliahan Secara Daring dalam Kondisi Kabut Asap di Lingkungan Universitas Palangka Raya. Berdasarkan pengumuman tersebut, seluruh kegiatan perkuliahan pada jenjang pendidikan di lingkungan UPR dilaksanakan secara daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai Senin, 31 Agustus 2026 hingga kondisi memungkinkan untuk kembali melaksanakan perkuliahan secara tatap muka.
Bagi mahasiswa PGSD FKIP UPR, kebijakan ini menjadi bentuk penyesuaian proses pembelajaran dengan tetap menjaga keberlangsungan kegiatan akademik. Pelaksanaan perkuliahan daring tetap diarahkan untuk memenuhi capaian pembelajaran mata kuliah, beban belajar mahasiswa, serta ketentuan akademik yang berlaku di Universitas Palangka Raya.
Dalam pelaksanaannya, dosen PGSD menyesuaikan metode, media, dan aktivitas pembelajaran dengan karakteristik masing-masing mata kuliah. Mahasiswa juga memperoleh informasi mengenai mekanisme perkuliahan dari dosen pengampu melalui media pembelajaran yang digunakan dalam proses perkuliahan.
Sementara itu, kegiatan akademik yang memiliki karakteristik khusus dan tidak memungkinkan dilaksanakan secara daring, seperti praktikum, kegiatan laboratorium, praktik lapangan, penelitian, maupun kegiatan lainnya, akan disesuaikan lebih lanjut oleh Fakultas dan Program Studi dengan tetap mengutamakan kesehatan serta keselamatan peserta kegiatan.
Universitas Palangka Raya juga mengimbau seluruh sivitas akademika, termasuk mahasiswa dan dosen PGSD, untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi kabut asap berlangsung. Apabila harus melakukan aktivitas di luar ruangan, sivitas akademika diimbau menggunakan masker serta memantau perkembangan kualitas udara dan informasi terkait karhutla melalui BMKG dan/atau instansi pemerintah yang berwenang.
Pelaksanaan kembali perkuliahan secara tatap muka akan ditetapkan berdasarkan hasil evaluasi terhadap perkembangan kondisi karhutla, kabut asap, kualitas udara, jarak pandang, serta aspek kesehatan dan keselamatan sivitas akademika. Informasi mengenai perubahan pelaksanaan perkuliahan akan disampaikan melalui pengumuman resmi Universitas Palangka Raya.
Melalui penyesuaian ini, Program Studi PGSD FKIP UPR tetap berkomitmen menjaga keberlangsungan proses pembelajaran sekaligus mengutamakan kesehatan dan keselamatan mahasiswa serta seluruh sivitas akademika.